Jumat, 21 Oktober 2011

Sejarah Komputer dan Pemrograman (Bagian 2) habis

Artikel kali ini merupakan kelanjutan dari artikel yang pertama berjudul Sejarah Komputer dan Pemrograman (Bagian 1).

Analytical Engine

Karena differenceengine tidak praktis, Charles Babbage meninggalkan pengembangan mesin hitung itu dan mengembangkan mesin lain yang disebut analytical Engine. Prinsip kerja mesin mekanis ini telah menyerupai sebuah komputer modern karena mengandung unsur-unsur central processing unit atau prosessor, perangkat lunak, memori penyimpan, dan output dalam bentuk tercetak.

Ada Augusta King

Sayang seribu sayang, seperti kebanyakan programmer zaman sekarang, Charles Babbage kurang mendokumentasikan ide-ide briliannya kala pengembangan analytical engine. Beruntung ada seseorang yang mampu merangkum ide-ide Charles Babbage yang dicetuskan pada berbagai kesempatan kuliah yang diberikannya. Orang itu adalah Ada Augusta King, Countess of Lovelace. Ada hidup pada rentang tahun 1815-1852 dan perangkuman konsep Charles Babbage tersebut dilakukannya pada sekitar tahun 1842.

Colossus

Pada tahun 1941 ketika Perang Dunia II sedang berlangsung, negara-negara yang terlibat perang berlomba-lomba menciptakan komputer. Inggris mengembangkan komputer yang khusus digunakan untuk memecahkan kode-kode rahasia pihak Jerman. Komputer tersebut diberi nama Colossus. Namun karena kegunaanya yang sangat spesifik tersebut, apalagi keberadaanya dirahasiakan oleh pemerintah, Colossus tidak berkembang lebih lanjut.

Z Series

Jerman sendiri melalui Konrad Zuse (1910-1995), seorang insinyur, mengembangkan komputer yang diberi nama Z Series. Komputer Z Series yang terakhir adalah Z4. Pada tahun 1941, pemerintah Jerman menugaskan Konrad Zuse untuk mendesain pesawat terbang dan peluru kendali menggunakan komputer Z Series tersebut. Waktu itu yang digunakan adalah Z3.

IBM Mark I

Amerika Serikat, yang selalu merasa diri superior, tentu saja tidak mau kalah. Dengan bantuan Howard A Aiken (1900-1973), seorang insinyur Harvard yang bekerja untuk IBM, Amerika Serikat memproduksi kalkulator elektronik yang digunakan untuk US NAVY.

ENIAC

Selain mengembangkan Mark I, pada tahun 1941 pemerintah Amerika Serikat mengembangkan suatu jenis komputer yang prinsip kerjanya berbasis pada difference engine. Mesin tersebut diberi nama ENIAC (Electrical Numerical Integrator and Calculator).

John von Neumann

Terkesan dengan kesuksesan ENIAC, seorang ahli matematika bernama John von Neumann (1903-1957) menggagas dua buah konsep yang nantinya akan mengubah pola pengembangan bahasa pemrograman untuk selama-lamanya.
Konsep yang pertama adalah “shared-program technique”, menyebutkan bahwa perangkat keras komputer haruslah simpel dan susunan kabelnya tidak perlu diubah hanya untuk melakukan perhitungan baru. Sebaliknya, komputer haruslah dikontrol oleh sebuah instruksi komputasi yang kompleks. Kerumitan instruksi komputasi tersebut akan impas dengan didapatkannya bentuk komputer yang simpel.
Konsep yang kedua adalah “conditional control transfer”, yang menyatakan akan pentingnya sebuah subroutine atau sebuah blok kecil program yang dapat dipergunakan berulang-ulang.

Short Code

Sebelum dasawarsa 50-an tiba, tepatnya pada tahun 1949, diciptakanlah sebuah bahasa pemrograman yang pertama di dunia. Bahasa pemrograman tersebut adalah Shiort Code. Kompilasi Short Code dilakukan dengan tangan, artinya si programmer harus mengubah-ubah saklar menjadi on atau off (1 atau 0) dalam suatu rangkaian tertentu agar prosesor dapat mengeksekusi program tersebut.

Demikian sekilas mengenai Sejarah Komputer dan Pemrograman yang pernah dilalui dari tahun ke tahun. Semoga bermanfaat..




Sejarah Komputer dan Pemrograman (Bagian 2) habis Rating: 4.5 Diposkan Oleh: dragon
Terima kasih sudah berkomentar