Kamis, 29 September 2011

Siklus Estrus dan Tingkah Laku Reproduksi Mencit


Pada beberapa jenis ternak yang hidup di daerah berikilimsubtropis, siklus birahi (astrus) hanya terjadi selama musim kawin dan periodebukan musim kawin ternak betina dalam keadaan enastrus (tidak birahi). Padasejumlah mamalia, proses reproduksi terjadi selama satu periode terbatas dalamsetahun, seperti pada sebagian besar hewan menyusui. Estrus adalah keadaanfisiologi hewan betina yang siap menerima perkawinan dengan jantan. Siklusbirahi dibagi dua fase luteal dan fase folikel. Pada fase luteal dicirikan olehaktifnya korpus luteum yang mensekresikan progesterone pada level yang tinggisedangkan LH dan FSH rendah. Pada fase folikel diawali pada saat corpus luteumlisis, kadar progesteron menurun dan pertumbuhan folikel mulai aktif dan, mensekresikansecara bertahap estrogen sesuai dengan perkembangan populasi folikel.Peningkatan estrogen akan menimbulkan terjadinya tingkahlaku birahi dan controlumpan balik positif terhadap hipotalamus dan hipofisia yang berdampakmeningkatkan pulsaliti LH dan kadar FSH sampai terjadi evolusi (Sonjaya, 2008).
Mencit Remaja

Pinkies atau anak mencit

Pinkies Rat

Indukan Mencit

Mencit yang telah dewasa dan siap dikawinkan mempunyaibobot jantan kurang lebih 28 gram, betina 20-25 gram. Kebuntingan antara 17-22hari, rata-rata 21 hari Mencit termasuk hewan polioestrus, siklusnyaberlangsung setiap 4-5 hari sekali, lamanya birahi antara 9-20 jam, estrusterjadi 20-40 jam setelah partus. Penyapihan dapat menginduksi estrus dalam 2-4hari. Cara perkawinan mencit berdasarkan rasio jantan dan betina dibedakan atasmonogamus, triogamus dan harem. Sistem Monogamus terdiri dari satu jantan dansatu betina, triogamus terdiri dari satu jantan dan dua betina dan harem satujantan lebih dari tiga betina dalam satu kandang (Anonim, 2008).

Pada mencit (mus musculus) menghasilkan jumlahanak sekitar 5-10 lebih/ekor dalam satu kali melahirkan. Pada kelahiran ternakdiawali dengan dengan peningkatan yang drastis dalam sekresi/kortisol darikortek adrenal dimana cortiso fetus bekerja untuk meningkatkan konfersiprogesteron sehingga menghasilkan besarnya nisbah pada estrogen terhadapprogesterone pada darah induk, sehingga pada saat melahirkan akan menghasilkanjumlah anak yang cukup banyak (Anonim, 2009).

Mnenurut Anonim (2007), pada setiap siklus yang terjadipada tubuh mencit terjadi perubahan-perubahan perilaku yang dipengaruhi olehhormon
1. Fase Estrus
Pada fase estrus yang dalam bahasa latin disebut oestrusyang berarti “kegilaan” atau “gairah” , hipotalamus terstimulasi untukmelepaskan gonadotropin-releasing hormone (GRH). Estrogen menyebabkan polaperilaku kawin pada mencit, gonadotropin menstimulasi pertumbuhan folikel yangdipengaruhi follicle stimulating hormone (FSH) sehingga terjadi ovulasi.Kandungan FSH ini lebih rendah jika dibandingkan dengan kandungan luteinizinghormone (LH) maka jika terjadi coitus dapat dipastikan mencit akan mengalamikehamilan. Pada saat estrus biasanya mencit terlihat tidak tenang dan lebihaktif, dengan kata lain mencit berada dalam keadaan mencari perhatian kepadamencit jantan. Fase estrus merupakan periode ketika betina reseptif terhadapjantan dan akan melakukan perkawinan, mencit jantan akan mendekati mencitbetina dan akan terjadi kopulasi. Mencit jantan melakukan semacam panggilanultrasonik dengan jarak gelombang suara 30 kHz - 110kHz yang dilakukan seseringmungkin selama masa pedekatan dengan mencit betina, sementara itu mencit betinamenghasilkan semacam pheromon yang dihasilkan oleh kelenjar preputial yangdiekskresikan melalui urin. Pheromon ini berfungsi untuk menarik perhatianmencit jantan.
Mencit dapat mendeteksi pheromon ini karena terdapatorgan vomeronasal yang terdapat pada bagian dasar hidungnya. Pada tahap inivagina pada mencit betinapun membengkak dan berwarna merah. Tahap estrus padamencit terjadi dua tahap yaitu tahap estrus awal dimana folikel sudah matang,sel-sel epitel sudah tidak berinti, dan ukuran uterus pada tahap ini adalahukuran uterus maksimal, tahap ini terjadi selama 12 jam. Lalu tahap estrus akhirdimana terjadi ovulasi yang hanya berlangsung selama 18 jam.
2. Fase Metestrus
Pada tahap metestrus birahi pada mencit mulai berhenti,aktivitasnya mulai tenang, dan mencit betina sudah tidak reseptif pada jantan.Ukuran uterus pada tahap ini adalah ukuran yang paling kecil karena uterusmenciut. Pada ovarium korpus luteum dibentuk secara aktif, terdapat sel-selleukosit yang berfungsi untuk menghancurkan dan memakan sel telur tersebut.Fase ini terjadi selama 6 jam. Pada tahap ini hormon yang terkandung palingbanyak adalah hormon progesteron yang dihasilkan oleh korpus leteum.
3. Fase Diestrus
Tahap selanjutnya adalah tahap diestrus, tahap initerjadi selama 2-2,5 hari. Pada tahap ini terbentuk folikel-folikel primer yangbelum tumbuh dan beberapa yang mengalami pertumbuhan awal. Hormon yangterkandung dalam ovarium adalah estrogen meski kandungannya sangat sedikit.Fase ini disebut pula fase istirahat karena mencit betina sama sekali tidaktertarik pada mencit jantan. Pada apusan vagina akan terlihat banyak sel epitelberinti dan sel leukosit. Pada uterus terdapat banyak mukus, kelenjar menciutdan tidak aktif, ukuran uterus kecil, dan terdapat banyak lendir
4. Fase Proestrus
Pada fase proestrus ovarium terjadi pertumbuhan folikeldengan cepat menjadi folikel pertumbuhan tua atau disebut juga dengan folikelde Graaf. Pada tahap ini hormon estrogen sudah mulai banyak dan hormon FSH danLH siap terbentuk. Pada apusan vaginanya akan terlihat sel-sel epitel yangsudah tidak berinti (sel cornified) dan tidak ada lagi leukosit. Sel cornifiedini terbentuk akibat adanya pembelahan sel epitel berinti secara mitosis dengansangat cepat sehingga inti pada sel yang baru belum terbentuk sempurna bahkanbelum terbentuk inti dan sel-sel baru ini berada di atas sel epitel yangmembelah, sel-sel baru ini disebut juga sel cornified (sel yang menanduk.Perilaku mencit betina pada tahap ini sudah mulai gelisah namun keinginan untukkopulasi belum terlalu besar. Fase ini terjadi selama 12 jam. Setelah fase iniberakhir fase selanjutnya adalah fase estrus dan begitu selanjutnya fase akanberulang.



================================== BannerFans.com ImageChef Custom Images ================================

Punya Masalah ;

  1. Rambut beruban
  2. Rambut rontok
  3. Ketombe bandel
  4. Rambut merah/tidak hitam mengkilat
  5. Kulit kepala tidak sehat
  6. Berkutu

Atasi semua dengan Tips Kesehatan Rambut

Siklus Estrus dan Tingkah Laku Reproduksi Mencit Rating: 4.5 Diposkan Oleh: dragon
Terima kasih sudah berkomentar